whatsapp-logo

Pelanggan yang terhormat, selamat datang di Greenlab Indonesia. Ada yang bisa kami bantu? Yuk konsultasikan kebutuhan pengujian lingkungan Anda. Kami tunggu yaa 😊🙏🏻

Yuk Konsultasikan!

environesia-image

Stay Update,

Stay Relevant

Greenlab’s Timeline

kunjungan kan

Bagaimana Laboratorium Menentukan Kadar Logam Berat di Air?

Greenlab Indonesia

Tuesday, 29 Jul 2025

Logam berat seperti timbal (Pb), merkuri (Hg), arsenik (As), dan kadmium (Cd) sering kali menjadi ancaman tersembunyi dalam air minum, air limbah, maupun air permukaan. Kandungan logam berat yang melebihi ambang batas dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan manusia dan lingkungan.

Lalu, bagaimana laboratorium menentukan kadar logam berat di dalam air secara akurat dan terpercaya? Artikel ini akan menjelaskan metode analisis logam berat, proses pengambilan sampel, serta standar yang digunakan oleh laboratorium lingkungan.

Apa Itu Logam Berat?

Logam berat adalah unsur logam dengan massa jenis tinggi dan bersifat toksik pada konsentrasi tertentu. Dalam konteks kualitas air, logam berat yang paling umum diuji antara lain:

  • Timbal (Pb)

  • Merkuri (Hg)

  • Arsenik (As)

  • Kadmium (Cd)

  • Kromium (Cr)

  • Nikel (Ni)

  • Seng (Zn)

  • Tembaga (Cu)

  • Aluminium (Al)

Beberapa logam berat bersifat karsinogenik dan dapat menyebabkan kerusakan ginjal, sistem saraf, dan organ vital lainnya.

Sumber Pencemaran Logam Berat dalam Air

Logam berat bisa mencemari air akibat:

  • Limbah industri (galvanisasi, pertambangan, tekstil)

  • Pestisida dan pupuk

  • Korosi pipa logam tua

  • Pembuangan baterai, cat, dan barang elektronik

Prosedur Penentuan Kadar Logam Berat di Laboratorium

1. Pengambilan dan Pengawetan Sampel

Sampel air harus diambil menggunakan botol plastik HDPE yang steril, kemudian:

  • Diawetkan dengan asam nitrat (HNO₃) agar logam tidak mengendap

  • Disimpan dalam suhu 4°C jika tidak langsung diuji

  • Mengikuti standar SNI, APHA, atau US EPA

2. Persiapan Sampel (Preparasi)

  • Jika air keruh atau mengandung partikel padat, sampel disaring terlebih dahulu.

  • Sampel diolah dengan digesti asam, yaitu pemanasan dengan campuran asam kuat untuk melarutkan semua logam menjadi bentuk terlarut.

3. Analisis Logam Berat dengan Alat Khusus

a. AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry)

  • Salah satu metode paling umum.

  • Mengukur seberapa besar cahaya yang diserap oleh atom logam pada panjang gelombang tertentu.

  • Cocok untuk analisis logam: Pb, Cd, Cr, Cu, Zn, Ni.

b. ICP-OES (Inductively Coupled Plasma – Optical Emission Spectrometry)

  • Menggunakan plasma suhu tinggi untuk mengexcite atom logam.

  • Atom yang kembali ke tingkat energi rendah akan memancarkan cahaya, yang diukur oleh detektor.

  • Mampu menganalisis multi-elemen sekaligus dengan kecepatan tinggi.

c. CV-AAS (Cold Vapor AAS) – Khusus untuk Merkuri (Hg)

  • Digunakan karena merkuri bersifat volatil (mudah menguap).

  • Sampel dikonversi menjadi uap merkuri dan diukur dengan spektrofotometer.

Standar Baku Mutu Logam Berat dalam Air

Parameter Baku Mutu Air Minum* Baku Mutu Air Limbah Domestik**
Timbal (Pb) ≤ 0,01 mg/L ≤ 0,1 mg/L
Merkuri (Hg) ≤ 0,001 mg/L ≤ 0,005 mg/L
Kadmium (Cd) ≤ 0,003 mg/L ≤ 0,01 mg/L
Arsenik (As) ≤ 0,01 mg/L ≤ 0,05 mg/L

*Sumber: Permenkes No. 2 Tahun 2023
**Sumber: PP No. 22 Tahun 2021

Kenapa Harus Uji Logam Berat di Laboratorium?

  • Tidak bisa dideteksi dengan kasat mata. Air yang jernih bisa saja mengandung logam berat dalam kadar berbahaya.

  • Membutuhkan alat canggih dan operator terlatih.

  • Diperlukan untuk kepentingan legal, audit, atau sertifikasi.

???? Hanya laboratorium terakreditasi yang bisa mengeluarkan hasil uji logam berat yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan.

Siapa yang Wajib Melakukan Uji Logam Berat?

  • Industri manufaktur, tambang, pelabuhan

  • PDAM dan penyedia air minum

  • Rumah sakit dan laboratorium kesehatan

  • Depo air isi ulang dan sumur bor pribadi

  • Instansi pendidikan dan perumahan

Menentukan kadar logam berat dalam air memerlukan proses ilmiah yang ketat, mulai dari pengambilan sampel, preparasi, hingga analisis menggunakan alat seperti AAS atau ICP-OES. Pengujian ini sangat penting untuk menjamin keamanan air bagi kesehatan manusia dan lingkungan, serta mematuhi regulasi yang berlaku.

Discover compassionate service

that exceeds expectations.

Bersama Greenlab Indonesia, mari bangun

Indonesia dengan lingkungan yang lebih baik,

secara terukur, teratur, dan terorganisir.

model-6